Peluang Usaha Franchise Angkringan Sego Kucing

Salah satu karakter masyarakat generasi muda kita, khususnya di pulau Jawa adalah hobi “cangkruk” (bahasa jawanya nongkrong) plus “mendeso”. Misalnya saja, pada rumah makan yang bonafid sekalipun kadang sengaja disetting makan dengan gaya “ndeso” yaitu lesehan, keluar dari bentuk formal makan duduk di meja. Makanya tempat nongkrong “ndeso” yang disertai panganan pada prinsipnya merupakan sumber peluang bisnis yang nggak kecil jika diekspoitasi. Yang saat ini sedang mulai tumbuh dan ekspansi ke berbagai kota adalah model usaha Angkringan Sego Kucing.

Yang khas dari angkringan sego kucing sebenarnya ada pada 2 hal : sederhana (bahkan banyak yang dibentuk lesehan) dan jenis makanannya. Kalau misalnya salah satunya sudah tidak dipenuhi, kita sudah tidak bisa lagi menyebutnya sebagai angkringan sego kucing. Tapi justru pada point inilah nilai kelebihannya. Karena pasarnya adalah anak muda, maka formalitas menjadi usang. Dan “kebebasan” yang “mendeso” menjadi nilai lebih.

Konsep peluang usaha angkringan ini bisa dikembangkan lebih jauh dengan perpaduan misalnya ke arah cafe yang “lesehan”. Dengan demikian selain “makanan rakyat”, konsumen disajikan menu-menu back end untuk up sales, misalnya kopi dan makanan ringan lain yang bukan Menu Utama. Dibalut dengan fasilitas full Wi-fi, harusnya peluang usaha ini bisa menciptakan gaya hidup baru untuk kaum muda, yang kini sudah ditarik ke kebiasaan cangkruk di cafe apapun bentuknya. Hadirnya wifi tetap tidak menghancurkan konsep kesederhanaan, karena wifi itu secara fisik adalah maya, tidak terlihat, tidak menimbulkan kesan “kemapanan”, musuhnya anak muda

Memang saat ini banyak franchise sego kucing. Tapi Anda bisa saja menjadi masternya, menciptakan konsepnya dengan modifikasi lain di sana-sini, disesuaikan karakter anak muda masa kini


Leave a Reply